Camat: Muspika Tamsel Netral

Camat Imam Santoso minta Stekholder Muspika Tamsel Netral dalam.Pemilu 2019.

BEKASI, KP
Pemcam Tambun Selatan mulai persiapan menjelang Pemilu 2019. Ya, para steklhoder Muspika Tambun Selatan menggelar rapat minggon, di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Rabu 13 Februari 2019.

Hadir Kepala Desa Tambun Selatan, Danramil, Bimaspol, aparatur Kecamatan dan Camat serta Panwascam Tamsel dan perangkat PPK.

Camat Tambun Selatan Iman Santoso mengatakan pada minggon kali ini membahas persiapan Pilpres 2019, kesiapan PPS dan seluruh jajaran Pemerintahan Desa dan Kecamatan untuk mensukseskan Pemilu 2019 tersebut.

“Giat dimaksud karena hadir juga ppk dan panwas Tamsel,” ucap Iman Santoso.

Ungkap dia, dibahs juga mengenai informasi dan evaluasi situasi tramtibmas oleh polsek dan tambahan dari koramil.

“Kami bahas juga kesiapan evaluasi pelaksanaan Pemerintahan Desa,” ujarnya.

Tambah dia, agar seluruh ASN dan Perangkat Desa agar berhati-hati dalam melakukan pose foto terlebih foto selfie.
“Saya mengingatkan, agar kita ASN ataupun perangkat desa dan BPD agar berhati-hati saat pose foto bersama, jangan membuat simbol-simbol jari yang identik dengan peserta pemilu, setidaknya kita bisa pose begini (kepal tangan),” tandasnya.

Dalam kesempatan rapat minggon tersebut, Panwaslu Kecamatan Tambun Selatan yang diwakili oleh Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Ronny Harefa menyampaikan beberapa hal terkait Pemilu 2019. Diantaranya sosialisasi perekrutan pengawas TPS yang dilaksanakan mulai 11 hingga 21 Februari 2019.

“Permohonan ruangan di tiap kantor desa bagi pengawas desa untuk proses seleksi Calon pengawas TPS dan mengingatkan ASN, Perangkat Desa, BPD agar bersikap netral di Pemilu 2019,” ucap Ronny.

Menurut dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Tambun, agar bersama-sama dengan Panwaslu membubarkan kegiatan kampanye caleg atau peserta pemilu yang tidak menyertakan surat pemberitahuan kampanye ke pihak kepolisian atau Pengawas Pemilu.

“Saya memohon kerjasama yang baik dari seluruh Kepala Desa se-Tambun Selatan agar membantu sosialisasi perekrutan Pengawas TPS dan mohon agar menyediakan ruangan khusus di kantor desa dalam rangka seleksi calon pengawas TPS,” ujar Ronny.

Selain itu pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh ASN, Kepala Desa beserta perangkat desa, BPD agar bersikap netral. Dan mohon kepada pihak kepolisian agar bersinergi dengan Pengawas Pemilu untuk membubarkan setiap kegiatan caleg atau peserta pemilu yang tanpa surat pemberitahuan.

“Apalagi kegiatan kampanye tersebut dilakukan menggunakan fasilitas negara seperti kantor RW atau fasilitas Pendidikan,” ucapnya.

Menanggapi permintaan Panwaslu Kecamatan Tambun Selatan yang disampaikan oleh Ronny Harefa, kepolisian yang diwakili oleh Kanit Sabhara Aiptu Supanta mengatakan siap mendukung dalam hal menciptakan pemilu yang bersih, aman dan kondusif. (ane/yot)

About dwidjo -

Check Also

LAMI Apresiasi Polri Penangangkapan Oknum Perwira Kasus Narkoba

JAKARTA, koranpelita.com – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mengapresiasi polisi atas penangkapan oknum anggota Polda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *