Home / Pendidikan / Penganugrahan Dr (HC) Undip ke-13 untukn Puan Maharani

Penganugrahan Dr (HC) Undip ke-13 untukn Puan Maharani

Semarang, Koranpelita.com

Penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (14/2).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kiprah cucu Bung Karno dalam mengejawantahkan kebudayaan terutama ketika menjabat Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Puan Maharani Doktor Honoris Causa ke 13 Universitas Diponegoro sejak berdiri 63 tahun silam, yang memiliki konsen di bidamg Kebudayaan dan Kebijakan Pembangunan Manusia.

Menurutnya, penganugerahan tersebut mencakup dua sektor, yakni kebudayaan dan politik.”Ini sangat menarik. Pertama adalah pemberian gelar Doktor Honoris Causa ini dari dua keilmuan, satu politik dan satu budaya,” katanya.

Puan Maharani menyampaikan pidato ilmiah 45 halaman yang berjudul Kebudayaan Sebagai Landasan Untuk Membangun Manusia Indonesia Berpancasila Menuju Era Masyarakat 5.0.

Ganjar menyebut pidato tersebut sebagai implementasi salah satu poin Trisakti Bung Karno, Berkepribadian Dibidang  Kebudayaan.

“Pidato yang disampaikan Mbak Puan tadi menarik. Bagaimana mengembalikan persoalan-persoalan di Bangsa ini diselesaikan dengan cara kebudayaan,” katanya.

Namun demikian, lanjut Ganjar, selama Mbak Puan menjabat Menko PMK banyak sekali kerjaan-kerjaan teknokratis, di mana pendekatan kebudayaan dijadikan sebagai satu cara untuk menyelesaikan persoalan. Termasuk di sektor hulu yaitu di pendidikan termasuk dalam relasi politik.

“Mudah-mudahan tradisi ilmiah ini dikembangkan menjadi sebuah kebijakan publik,” kata Ganjar.

Ganjar lantas menyebutkan beberapa kebijakan yang dikeluarkan Puan Maharani selama menjabat Menko PMK yang terealisasi di Jawa Tengah. Menurut Ganjar, konsen kebijakan tersebut sangat terasa dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“Hulunya kita bicara SDM bagus, sementara yang sifatnya lebih praktis bisa diwujudkan lewat pengurangan AKI AKB dan stunting. Di sisi lain ada usaha menyatukan Indonesia dengan menghormati kebudayaan yang berbeda dan diwujudkan dengan satu kata yaitu gotong royong,” katanya.(sup)

About dwidjo -

Check Also

Segudang Potensi di Balik Terbakarnya Hutan Gambut

Oleh: Elda Alyatikah Seperti yang telah kita ketahui bersama, Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *