Home / Pendidikan / STKIP Kusumanegara Jakarta Wisuda 874 Sarjana

STKIP Kusumanegara Jakarta Wisuda 874 Sarjana

Jakarta, Koranpelita.com

Wisuda Angkatan XXXVI (Ke-36) tahun 2019 ini, dengan bangga kami melepas lulusan sekaligus mempersembahkan sebanyak 97 orang lulusan untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2018/2019 dan sebanyak 777 orang lulusan untuk Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019 kepada bangsa dan negara dan yang mengikuti wisuda sebanyak 874 orang.

Hal itu dikatakan Ketua STKIP Kusumanegara Jakarta Dr H Herinto Sidik Iriansyah, M.Si dalam acara wisuda sarjana angkatan ke-36 STKIP Kusumanegara Tahun 2019, di Sasono Utomo, TMII Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Pembina Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman Jakarta, Letjen. TNI (Purn.) H. KPH Soerjo Wirjohadipoetro,
Ibu Fery Farhati Anis Baswedan Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus sebagai ibunda PAUD Provinsi DKI Jakarta, Kepala LLDIKTI Wilayah III Provinsi DKI Jakarta,Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T.
Ketua Pengurus dan Majelis Dikti Yayasan Masjid PB. Soedirman, Ibu Dr. dr. Hj. Endang Titiek Soerjandari, MARS.
Narasumber Orasi Ilmiah Prof. Dr. H. Hafid Abbas, Guru Besar Universitas Negeri Jakarta.

Pada saat yang bersamaan, wisudawan membuka penggalan pengalaman baru, yaitu pengalaman sebagai seorang alumni STKIP Kusuma Negara yang akan berkiprah dan berkarya dalam pembangunan bangsa.

Dengan berbekal kompetensi berupa empat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional; yang secara berkesinambungan harus dikembangkan kualitasnya.

Dengan bekal itu, diharapkan agar dapat mengembangkan sendiri daya kreativitas dan daya inovatif serta menjadi pioneer di berbagai bidang khususnya di bidang Pendidikan di era revolusi industri 4.0. Kompetensi tersebut akan sangat membantu dalam proses penyesuaian dan penyelesaian masalah nyata dan proses pengambilan keputusan yang serba digital dan terkomputerisasi.

Wisudawan memiliki kemampuan akademik yang tinggi dan skill digitalisasi yang bagus. Tetapi, itu saja belum cukup. Keberhasilan itu hanya dapat dicapai dengan disiplin, motivasi, kerja cerdas secara sistematik, dan ketangguhan lahir batin.

Banyak hal baru yang akan Saudara hadapi. Saudara harus mampu mengatur dan menghargai waktu, energi dan kesempatan dengan baik, serta patuh pada tekad yang digariskan sendiri dan patuh kepada peraturan yang berlaku. Disiplin pribadi itu mencerminkan kesanggupan bekerja tanpa diawasi dan tanpa didorong-dorong. Dengan disiplin diri itu, akan dapat mencapai prestasi tinggi dan memperoleh sesuatu yang membanggakan. Tidak dapat diragukan lagi bahwa mengubah suatu potensi menjadi kenyataan yang bermanfaat memerlukan penguasaan teknologi, keterampilan teknis, keterampilan manajemen yang disertai kerja keras, kerja cerdas, inovatif, berintegritas dan disiplin yang tinggi.

Masyarakat menunggu karya Saudara yang lebih banyak dan lebih baik. Di samping itu, Saudara akan lebih didengar dibanding sebelumnya. Karena itu, di samping Saudara menerapkan ilmu dan pengetahuan yang telah Saudara peroleh, Saudara berkewajiban pula mengamalkan sikap positif yang Saudara peroleh selama belajar di STKIP Kusuma Negara, Sikap tersebut antara lain adalah selalu belajar, bekerja cerdas dan berkompetisi untuk kemajuan bersama. Di samping itu, sebagai makhluk Tuhan, hendaknya selalu meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, serta mengembangkan budi pekerti luhur dan akhlaq mulia.

Dalam rangka perbaikan tata kelola perguruan tinggi, STKIP Kusuma Negara berupaya melaksanakan sistem manajemen mutu yang berbasis teknologi sistem informasi yang juga menjadi program Kemenristekdikti dalam hal ini melalui LLDIKTI.

“Kami pun berupaya menyesuaikannya secara bertahap melalui E-Unit Layanan Terpadu (seperti aplikasi SIDIK-Sistem Informasi dan Dokumentasi Kelembagaan, EWS-Early Warning System dan SILAT-Sistem Informasi dan Layanan Terpadu),”ujarnya.

Terutama dalam hal mutu pelayanan pembelajaran agar transformasi ilmu yang dimiliki dosen dapat terserap oleh mahasiswa secara maksimal guna mencapai lulusan yang berkualitas pula.

Dalam kesempatan ini pula ijinkan saya melaporkan prestasi yang membanggakan dari mahasiswa STKIP Kusuma Negara pada event nasional dan internasional.

Diantaranya adalah Narulita Farah Dhika dari Prodi Pendidikan Olah Raga yang memperoleh juara 1 dan mendapatkan medali emas di kejuaraan internasional Panahan di Malaysia yang mengalahkan 30 pemanah dari berbagai negara.

Saudara Ausri Bayusro dari Prodi Pendidikan Olah Raga, menjuarai pada kegiatan Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional (POMNAS) Ke-16 Tahun 2019 dan mendapatkan juara 1 medali emas pada cabang olah raga pencak silat, dan menempatkan STKIP Kusuma Negara pada peringkat nasional ke-90 dari total peserta 435 Perguruan Tinggi.

Prestasi para dosen STKIP Kusuma Negara dalam hal ini adalah sebanyak 5 (lima) dosen telah berhasil mempublikasikan jurnal terindeks Scopus, dan para dosen senantiasa secara aktif melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara intensif.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, perkenankanlah saya menyampaikan pesan-pesan kepada saudara-saudara yang hari ini diwisuda, dengan diiringi ucapan selamat, sukses dan turut merasa bahagia atas nikmat dan kebahagiaan yang di limpahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada saudara, para orang tua dan sanak saudara wisudawan/wisudawati.

Menurut Herinto, dengan kelulusan yang ditandai dengan upacara wisuda ini, tidak berarti bahwa tugas saudara untuk belajar telah berakhir. Belajar untuk menjadi pintar, cerdas, berpengetahuan, berwawasan dan mandiri, adalah suatu kebutuhan karena lingkungan kehidupan terus berubah.

Bahwa hasil ini baru tahap awal yaitu memenuhi kualifikasi akademik (Sarjana Pendidikan Strata 1), masih perlu pengembangan lebih lanjut antara lain : Mengikuti pendidikan dan pelatihan, meningkatkan pengalaman mengajar, mengikuti lomba-lomba dan karya akademik, pengembangan profesi dll.

“Harapan kami dapat mengabdikan kemampuannya dimanapun saudara berada serta meningkatkan prestasi yang dapat membanggakan almamater,” ujarnya.

Herinto berpesan, jadilah guru dan tenaga pendidik professional, peserta didik dengan penuh kecintaan, perhatian dan kasih sayang.

Pada beberapa dekade ke depan dunia akan dihadapkan pada empat kekuatan besar, yaitu demographic trends, natural resource demand, climate change, dan globalization. Agar Anda semua tidak menjadi objek perubahan waktu dan era, maka dengan modal kesarjanaan Anda dan keahlian Anda.

“Kami berdoa dan selalu yakin bahwa Anda dapat memainkan peran sangat penting karena berada di usia emas. Semoga Anda semua tetap bisa eksis dan selalu siap menjadi agen perubahan yang tidak pernah luntur oleh perubahan zaman,” ujarnya.

Secara khusus kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta atas kehadiran menyambut para guru PAUD yang mendapat beasiswa dari PKK Provinsi DKI Jakarta yang telah sukses, lulus dan diwisuda pada hari ini berjumlah 152 orang dari 176 mahasiswa aktif Prodi PG-PAUD, adapun yang belum lulus sebanyak 24 orang, Insya Allah akan lulus pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020 dan kami akan memberikan beasiswa selama satu semester perpanjangan bagi 24 mahasiswa yang belum diwisuda pada hari ini.

“Kami berharap Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta dengan dukungan Bapak SEKDA Provinsi DKI Jakarta berkenan melanjutkan kerja sama pemberian beasiswa Kuliah bagi Guru-guru PAUD Binaan PKK Provinsi DKI Jakarta di Prodi PG-PAUD STKIP Kusuma Negara,” ujarnya.(Kim).

About dwidjo -

Check Also

Fauzi Jabat Kepala MAN Palangka Raya

Palangka Raya,Koranpelita.com. Ahmad Fauzi Kepala Madrasyah Negeri (MAN) Kabupaten Pulang Pisau, menggantikan Idayani Kepala MAN ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *