Home / News / Ayu dan Sean Bahagia Bisa Nyenangin Warga Inggris
Ayu Azhari dan Sean Azhari bersama salah seorang musisi usai pertunjukan "Indonesia weekand" di panggung "Wonderful Indonesia", yang berlangsung di Potters Park Inggris. Ist

Ayu dan Sean Bahagia Bisa Nyenangin Warga Inggris

Artis film, model, dan penyanyi Indonesia Ayu Khadijah Azhari atau yang lebih akrab dengan nama Ayu Azhari (49), baru saja mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia dalam Indonesia Weekend. Acara yang berlangsung di Potters Fields Park London, itu berlangsung selama dua hari pada 7 dan 8 September

Selama dua hari Ayu menghibur warga Indonesia dan warga Inggris di Panggung wonderfull Indonesia yang didukung oleh Telkom Indonesia. “Dua hari yang menyenangkan menghibur masyarakat Indonesia dan orang inggris. Saya mengajak mereka berdendang dengan lagu dan musik tradisional Indonesia, ” kata Ayu.

Ayu yang juga hebat dalam membacakan pusi, dalam kesempatan itu mempersembahkan lagu lagu dangdut. Ayu mengaku senang ternyata pengunjung sangat menyukai lagu Mawar Merah. “Ternyata orang Inggris cukup mengenal musik dangdut sehingga ikut bergoyang. Bagi saya itu sambutan membanggakan,” kata Ayu.

Setiap tampil, Ayu mempersembahkan tujuh lagu. Ketika ada jeda, saat Ayu berganti pakain, putranya Sean Azhari tampil melantunkan musik Rab agar panggung tidak kosong. “Saya ganti pakaian bisa tiga atau empat menit.Ketika Sean Azhari Ngerab, suasana jadi heboh, ” ucap Ayu.

Sebelum berangkat ke Inggris, Ayu menjanjikan bahwa dirinya akan menarikan tari Burung Enggang, tarian khas dari Kalimantan Timur. Ayu tampil dengan busana khas Dayak di iringi musik etnik.

“Selama menari empat menit penonton terdiam kagum. Mereka menarik nafas terkesima menyaksikan keindahan busana Dayak dan dibuai musik etnik Kalimantan. Saya gembira sekali,” kata ayu.

Sebelum menari, Ayu memaparkan secara ringkas tentang Tari Enggang pada pengunjung. Tari Enggang itu mencermin sikap seorang pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab, tangguh. Selain itu, tari Enggang juga mengambarkan kesetian pada pasangan.

Ditambahkan Ayu, Tari Burung Enggang menjadi wajib dalam setiap upacara adat Suku Dayak Kenyah dan punya makna yang dalam, ujar Ayu yang tampil di panggung bersama Sean Azhari dan berkolaborasi dengan musisi tradisional.

“Saya senang penonton terhibur. Ada banyak penonot yang melempar koin ke panggun. Mereka bilang, itu koin keberuntungan. Cukup banyak, saya hanya ambil satu untuk di simpan. Mereka takjub dengan tarian etnik” ujar Ayu seraya menambahkan, dia bersyukur bisa menunjukkan keahlihan menari tradisional.

Selain mencari hiburan, pengunjung juga berkesempatam mencicipi makanan Indonesia. Semua makanan Indonesia dipromosikan, mereka suka. Umumnya orang yang datang sudah pernah berkunjung ke Indonesia. Mereka mengaku kangen makanan yang sedap dengan aroma rempah rempah yang menyehatkan.

“Gado-gado makanan seksi dan romantis dengan berbagai rasa. Pedas, asin, dan manis, ” ujar Ayu saat menyapa penonton yang memenuhi panggung Wonderful Indonesia itu. “Rendang apalagi. Mereka bilang renyah dalam satu gigitan” ungkap Ayu.

Ayu juga ikut memeriahkan berbagai kuliner Indonesia, yang disebutnya sangat kaya rasa. Sebagai contoh, Ayu menyebutkan aneka jenis soto.”Ada soto ayam, soto padang, soto makassar, dan banyak lagi yang lainnya,” ujar bintang film Catatan Si Boy dan Pacar Ketinggalan Kereta itu dalam ajang promosi budaya dan kuliner Indonesia untuk mempromosikan branding Indonesia di pasar Eropa.

Diakui Ayu di Inggris restoran Indonesia hanya ada di dua tempat sementara pengemar masakan Indonesia sangat banyak. ” Kementerian Parawisata perlu lebih banyak melakukan promosi, restoran Indonesia berpotensi untuk berkembang” saran Ayu. (kh)

About khairul habiba

Bekerja di Harian Pelita sejak tahun 1986, mulai dari wartawan hingga redaktur politik dan terakhir sebagai redaktur senior. Sekarang sebagai Redaktur Ahli di Koranpelita.com

Check Also

Teknologi dan Kompetisi Geopolitik Mengubah Karakter Pertempuran

Oleh : Dede Farhan Aulawi Diskursus terhadap kemungkinan masih akan terjadi atau tidaknya peperangan konvensional ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *