Home / Pendidikan / Unindra Buka Program S3 Kedokteran di Usia 15 Tahun

Unindra Buka Program S3 Kedokteran di Usia 15 Tahun

Jakarta, Koranpelita.Com

Dalam usianya yang ke-15 tahun tepatnya 6 September 2004 Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI semakin eksis ditengah-tengah masyarakat khususnya dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.

Terbukti jumlah alumni mencapai ribuan sudah terserap diberbagai instansi pemerintah maupub swasta.

Seperti dijelaskan Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto tanggal 6 September 2004 dulu didirikanlah Unindra. Artinya kini sudah menginjak remaja, ibarat Anak sekolah Unindra sudah masuk SMA.

“Dengan usia ke-15 tahun Unindra sudah banyak melaksanakan berbagai program. 15 Juni Kita sudah melaksanakan banyak program terkait dengan Tri Dharma perguruan tinggi diantaranya ada diskusi, seminar, workshop bahkan olahraga dan kegiatan lain.

“Semua ini ditunjukkan dalam rangka menyemarakkan ulang tahun yang ke-15 atau lustrum yang ketiga,” ujar Prof Sumaryoto kepada sejumlah media termasuk KORANPELITA.COM, belum lama ini di Jakarta.

Lebih lanjut Prof Sumaryoto mengatakan Unindra dengan usianya 15 tahun ini Alhamdulillah berkat rahmat dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sudah bisa meraih berbagai pretasi. Sebelumnya dalam usianya yang baru 14 tahun lalu kita bisa meraih predikat dan ke depan sudah punya program yang cukup menantang yaitu akan membuka program S3 kedokteran, program konselor dan akan melanjutkan pembangunan gedung,”tuturnya.

Menurut Prof   Sumaryoto sejak berdiri Unindra memiliki jumlah mahasiswa 4.000 orang. Sekarang sudah bisa mencapai lebih dari 35.000 mahasiswa ini merupakan suatu jumlah yang sangat besar dan ke depan semua ini akan dipertahankan karena tidak mungkin kita menambah lagi sesuai dengan kapasitas yang ada.

“Kita akan berangkat dari jumlah tersebut dan tidak mengurangi jumlah mahasiswa tetap konsisten dengan jumlah ini karena sesuai dengam rasio dosen yang sudah mencukupi yakni 1.000 dosen sudah sesuai dengan Menristekdikti,” urainya.

Seperti diketahui Unindra tetap konsisten terkait satu diantara sedikit perguruan tinggi yang melarang tidak mengizinkan ada usaha di dalam kampus.

“Semua diterapkan untuk melayani mahasiswa sesuai dengan bidangnya karena kami memang sengaja tidak mau untuk melakukan hal seperti ini,”tandasnya.(han)

About dwidjo -

Check Also

Bupati Puncak: Mahasiswa Papua yang Eksodus  Agar Kembali Belajar

Puncak, Koranpelita.com 835 pelajar dan mahasiswa asal Papua yang tengah menuntut ilmu di daerah lain ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *