Home / Daerah / Plumbon, Sogan, Sentolo & KPDJ Kirim Peserta Terbanyak Jalan Sehat Bersama Pak Hasto

Plumbon, Sogan, Sentolo & KPDJ Kirim Peserta Terbanyak Jalan Sehat Bersama Pak Hasto

Menuju tanggal 13 Oktober 2019 yang masih satu bulan lebih, masyarakat Kulon Progo di perantauan, sudah bersiap. Tidak kurang 3.100 orang bersiap ikut Jalan Sehat Bersama Pak Hasto dalam hajatan Gayeng Regeng Mlaku Bareng.

Inilah reuni akbar perantau Kulon Progo yang baru pertama kali terlaksana. Selama ini, reuni dilakukan secara sendiri-sendiri di antara alumni, paguyuban, atau komunitas. Atau, setahun dua kali, digelar perayaan yang agak besar di Anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Pada momentum Jalan Sehat Bersama Pak Hasto, 13 Oktober nanti, ada 105 paguyuban-alumni yang terdaftar mengirimkan pesertanya. Yang paling besar adalah Kulon Progo di Jakarta (KPDJ). Komunitas anak-anak muda Kulon Progo yang memiliki 4.000 anggota itu, mengirimkan 500an peserta.

“Mereka datang dari berbagai wilayah. Dari Banten, Tangerang, DKI Jakarta, Bogor, Karawang. Ini sudah kita batasi, kalau tidak ya bisa lebih batasi hanya 500 orang, kalau tidak bisa lebih banyak lagi,” kata Alie Monsa, sesepuh KPDJ yang selalu enerjik di antara anak-anak muda Kulon Progo.

Paguyuban yang juga mengirim dalam jumlah besar adalah Mawas Sogan, Plumbon, Ikabarata Sentolo. Rata-rata paguyuban yang memang termasuk paguyuban lawas yang berdiri sejak era 80an itu, mengirimkan lebih dari 100 orang peserta.

“100 wong Plumbon siap ikut Jalan Sehat Bersama Pak Hasto. Ini saatnya reuni, silaturahmi, dan saling bersinergi,” kata Haji Agus Riyanto, salah seorang sesepuh warga Plumbon sekaligus Ketua Umum Badan Koordinasi Paguyuban Kulon Progo (Bakor PKP).

Sementara itu, menurut sesepuh Mawas atau Manunggaling Warga Sogan, Haji Amir Haryanto, acara ini menarik karena semua mencintai Pak Hasto. “Para sesepuh Mawas sudah wanti-wanti untuk ikut menyukseskan acara ini,” tegas tokoh Bakor PKP yang biasa disapa Mbah Amir ini.

Paguyuban Ikabarata yang juga memiliki jumlah anggota ribuan, termasuk yang paling banyak mengirim peserta. Setidaknya ada 130 orang dari Ikabarata yang siap hadir. Itu belum paguyuban masyarakat Sentolo lainnya.

“Ikabarata juga berpartisipasi dalam bazaar. Selain makanan khas Kulon Progo, ada yang langsung dari Sentolo membawa kain lurik untuk dijajakan secara bersahabat,” ungkap Pak Supardio, sesepuh sekaligus salah seorang tokoh Ikabarata.(jun)

About redaksi

Check Also

Ayu dan Sean Bahagia Bisa Nyenangin Warga Inggris

Artis film, model, dan penyanyi Indonesia Ayu Khadijah Azhari atau yang lebih akrab dengan nama ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *