Home / News / Nomaden Inovatif, Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Nomaden Inovatif, Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Limboto, Koranpelita.com

Program Nomaden (Nelson Masuk Desa) menemukan banyak inovasi. Salah satunya daur ulang sampah plastik jadi BBM.

Komunitas Kambungu Beresi Kabupaten Gorontalo ikut ambil bagian di Kecamatan Asparaga, tepatnya di Lapangan Desa Mohiyolo, Komunitas Lingkungan itu memperkenalkan alat yang disebut Pirolis.

Pirolis merupakan sejenis alat yang dapat digunakan untuk memproses sampah plastik menjadi tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yakni Premium, Solar, dan Minyak Tanah.

Panglima Komunitas Kambungu Beresi Kabupaten Gorontalo, Sugandi Hamzah mengatakan, hal itu dilakukan mengingat sampah plastik yang ada dapat mempengaruhi keseimbangan lingkungan.

“Sampah plastik ini memberikan dampak baik dari pertanian atau pekarangan, sungai, danau, bahkan laut. Untuk itu kita berpikir bagaimana cara mengurangi sampah plastik ini,” jelasnya.

Dia menjelaskan sebelumnya BBM yang dihasilkan alat pirolis telah dilakukan uji coba. Hasilnya, semua bahan bakar minyak yang ada dapat digunakan.

Di tempat yang sama, ketua Pokja perubahan Iklim yang juga kepala bappeda Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili menambahkan, hal ini merupakan bentuk komitmen dalam upaya pengurangan sampah plastik di Kabupaten Gorontalo.

“Kita tidak melihat keunggulan dari BBM yang dihasilkan oleh alat pirolis, tapi kita melihat komitmen dalam mengurangi sampah plastik. Karena sampah plastik harusnya jadi musuh kita bersama,” tuturnya.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengaku telah meminta Badang Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) untuk melakukan analisis terhadap kualitas BBM yang dihasilkan serta kekurangan dari alat pirolis.

“Kemudian dianalisis juga untung dan ruginya penggunaan alat pirolis baik dari sisi ekonomi dan ekologi,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, setelah adanya hasil analisis dari Balitbang tersebut, akan menjadi faktor pertimbangan selanjutnya dalam menentukan layak dan tidaknya alat pirolis menjadi program di setiap desa di Kabupaten Gorontalo. ” Sehingga demikian masyarakat dapat mengolah hasil sampah menjadi BBM,” ungkapnya

Nelson menambahkan, bahwa komunitas Kambungu Beresi tak hanya melakukan bersih-bersih lingkungan di setiap desa di daerah ini. Namun bagi Nelson, kini komunitas dapat menciptakan satu ide yang luar biasa guna mengurangi sampah plastik.

” Saya sangat bangga dan menyampaikan terima kasih atas kontribusi kambungu beresi terhadap pembangunan daerah khususnya didalam bidang lingkungan,” tandasnya. (djo)

About dwidjo -

Check Also

DPR RI Raih Penghargaan Indonesia Digital Initiative Awards 2019

Jakarta, Koranpelita.com Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali dibanjiri penghargaan. Kali ini datang dari ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *