Home / News / Ayu dan Isabelle akan Tampilkan “Indonesian Weekend” di London

Ayu dan Isabelle akan Tampilkan “Indonesian Weekend” di London

INGIN mengulangi sukses promisi budaya Indonesia berjudul “Kampung Indonesia” di Stockholm, Swedia Juli 2019 lalu, September nanti artis papan atas Ayu Azhari akan tampil bersama putrinya Isabelle Tamp di Potter Field Park; sebuah tempat yang menjadi Iconic Landmark di London dengan judul “Indonesian Weekand”.

Seperti diketahui, bahwa Ayu dan putrinya yang dibantu Duta Besar Indonesia di Swedia, Bagas Hapsoro selama dua hari, Minggu dan Senin menyulap Taman Stockholm menjadi “Kampung Indonesia” yang dihadiri para turis mancanegara untuk mengetahui budaya Indoeasia lebih dalam.

Kira-kira sukses seperti itu lah yang ingin diulangi Ayu dan Isabelle di Potter Field Park, London tanggal 7-8 September 2019 nanti, yang dibantu teman dekatnya yang bernama Endang dan Duta Besar RI Dr Rizal Sukma. Demikian disampaikan Ayu saat ditemui usai menyanyi dan mendampingi Isabelle Tramp dalam acara Fashion Show Milenial 2000 di Sarinah Jakarta, Jumat (23/9/2019) kemarin.

Materi yang akan disuguhkan Ayu dan Isabelle di London tak jauh beda dengan yang di Swedia, yakni menampilkan fashion etnik Indonesia dari berbagai daerah dan menampilkan lagu-lagu dan tarian yang disesuaikan dengan tema fashion. Fashion di London akan menampilkan etnik Kalimantan.

Untuk diketahui, promisi budaya Indoneia di Swedia dan London itu adalah sesungguhnya acara Isabelle Tramp yang baru berusia 13 tahun, yang termasuk salah satu dari kaum milenial multi talenta; menyanyi, menari dan perencang busana. Sementara Ayu sebagai pendamping yang memberikan bobot untuk acara “Indonesian Weekand” itu.

Ayu bertutur, Indonesia mempunyai market yang sangat luas dan apalagi karya anak bangsa Indonesia yang kreatif, inovatif dan universal itu, diapresiasi dunia Internasional. Siapa saja dan dari bangsa mana saja, sangat padan mengenakan rancangan desainer-desainer Indonesia. “Saya melihat itu, dan memberikan dukungan penuh untuk Isabelle,” kata dia.

Selain busana lanjut Ayu yang juga mencengangkan semua orang dalam membaca puisi, kuliner Indonesia adalah juga komoditi yang sangat bisa dijual di dunia Internasional. “Semua kita punya, kita bisa olah menjadi barang dagangan yang masyhur. Karena itu, saya berharap setiap KBRI berkenan memfasilitasi kegiatan kegiaran anak bangsa,” harap dia.

Di antara kuliner yang akan dia tampilkan di “Indonesian Weekend” di Potter Field Park, London itu adalah tempe, gado-gado, rending, gudeg makanan Palembang dan berbagai macam kuliner Indonesia lainnya. “Saya punya album dan buku-buku masakan. Insyallah ditampilkan di sana,” ujar dia.

Dari sisi entertainment, Ayu akan membawakan tarian “burung enggang” dan “Gong” dengan iringan music tradisonal Kalimantan Timur serta lagu-lagu yang ada di albumnya.

Sementara Isabelle Tramp mengatakan, dia tidak hanya focus pada dunia tarik suara, karena pasarnya tidak menentu. Kadang ada dan kadang tidak. “Saya terus berkarya dibanyak bidang. Salah satunya merancang busana yang special etnis Indoneasia. Ini salah satu kreativitas saya yang memiliki masa depan bisnis berkelanjutan,” ujar dia. (kh)

About dwidjo -

Check Also

DPR RI Raih Penghargaan Indonesia Digital Initiative Awards 2019

Jakarta, Koranpelita.com Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali dibanjiri penghargaan. Kali ini datang dari ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *