Home / Daerah / Wagub Banten: ASN Harus Sadar Teknologi

Wagub Banten: ASN Harus Sadar Teknologi

Serang, Koranpelita.com

Sebanyak 235 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Provinsi Banten telah dinyatakan lulus Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar).

Diharapkan agar dalam melaksanakan tugasnya tidak hanya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang profesional, kompeten dan berintegritas, melainkan juga harus sadar teknologi.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengatakan aparatur harus memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya. Juga tak lupa untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam mempermudah pekerjaan.

“Saya berharap para CPNS bisa dan berkompeten dalam menggunakan teknologi informasi,”ujar Wagub, di Pandeglang.

Ia mengatakan semakin berkembangnya kondisi masyarakat seiring dengan pertumbuhan daerah, maka ASN sebagai pelayan masyarakat saat ini dituntut tidak hanya memiliki kesanggupan dalam menjalankan tugas yang sebaik-baiknya, tapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

Sehingga, pelayanan yang diberikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat khususnya berkaitan dengan kecepatan, efisiensi dan efektifitas dari pelayanan tersebut.

“Semua serba menggunakan teknologi, pelayanan kesehatan, pendidikan, kependudukan dan lain sebagainya kini sudah berbasis teknologi, jadi tidak ada alasan lagi ASN untuk tidak sadar teknologi. ASN harus melek dan mampu beradaptasi dalam melakukan tugasnya sehari-hari,” tegas Wagub.

Konteks profesi ASN dalam dua arti yaitu sebagai pekerjaan dan pengabdian.

“ASN sebagai pekerjaan adalah harus dapat memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Selanjutnya jika dalam konteks pengabdian, ASN sebagai pelayan publik harus memiliki profesionalitas, integritas, dan berkompenten,” jelasnya.

Wagub berharap, ketika para CPNS peserta Diklatsar telah kembali ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing, dapat bertugas dengan baik dan inovatif.

“Jadilah agen perubahan, jika OPD tempat bekerja saat ini belum maksimal, maka jadikanlah lebih baik, beri influence pada lingkungan kerja agar bisa bekerjasama mencapai target kinerja yang diharapkan,” kata Wagub.

Kepala BPSDM Provinsi Banten Endrawati mengungkapkan dari 235 peserta yang mengikuti Diklatsar, semuanya telah dinyatakan lulus.

Keseluruhan peserta terbagi atas kualifikasi pada 5 kategori. Yakni Sangat Memuaskan, Memuaskan, Cukup Memuaskan, Kurang Memuaskan, dan Tidak Memuaskan. (Roy)

About dwidjo -

Check Also

Penutupan Tambang Pengolahan Tembaga Diduga Kepentingan Bisnis

Cianjur, Koranpelita.com Aksi protes santri dan fron pembela Islam (FPI) terhadap tambang dan pabrik pengolahan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *